Dugaan Kuat Riau sarang mafia pengemplang pajak puluhan tahun. Rugikan Negara Triliunan.


MK Tipikor || Pekanbaru, Rabu 09/07/2025. Hasil Investigasi Pusat Strategi Pelopor DPP MKGR hari Sabtu tanggal 18 Desember ember 2024 terhadap perusahaan PT.Arara Abadi yang menguasai lahan ilegal ratusan ribu hektar di Riau dan diduga melakukan pengemplangan pajak puluhan tahun dan kebun sawit initial A asal bengkalis turunan Tionghoa .
Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) telah menempuh cara persuasif dengan konfirmasi dengan menyurati beberapa kali namun diabaikan walaupun dengan Somasi oleh Advokad Aidil Fitsen SH LBH MKGR.
Mengadu ke DPRD Riau Komisi II dan tanggal 20 Januari 2025 namun tidak jelas ujung pangkalnya dan sampai saat ini janji ketua Sidang untuk lakukan sidang lanjutan tak kunjung dilakukan ada gerangan apa? sebut Ketua Desa Binaaan DPD MKGR Riau Drs.Yusfar SH MH tanggal 5 Juli 2025 di kantor MKGR cipta karya Pekanbaru.
Masalah ini tentu akan menghalangi kegiatan Program yang sedang di siapkan yaitu Swasembada Riau sebut Koordinator lapangan Ir.Darma Nova Siregar dan akan digelar Peresmian akhir Juli 2025 ini.
Tim investigasi terus bergerak sehingga ditemukan dokumen dan bahan keterangan di lapangan bahwa PT.Arara Abadi tidak mempunyai izin di wilayah Pemkab Kampar sejak 1996 dan hal ini sesuai dengan rapat dengar pendapat (RDP) tgl 20 Januari 2025 PT Arara Abadi tidak dapat menunjukan Izin HPH TI transmigrasi.
Dilain pihak untuk pengusaha kebun sawit initial A juga tidak memiliki izin dan berdasarkan pengakuan Mandor initial S dilokasi tgl 28 April 2025 kebun sawit tidak memiliki surat surat dan ditambah lagi 2 orang tenaga kerja mengeluh dengan
Upah kerja hanya 600 ribu rupiah/ hari yang berjumlah 120 KK. Saat investigasi ditanyakan apakah kebun aman ?
Jawabannya aman pak karena pemilik menyetor uang ke Polsek Minas Kab Bengkalis sejak kebun ini tahun 2007 dan ada papam. Dari polsek dipanggil Ketaren.
Tim Pustrap membuat berita Acara dan memberikan laporan ke DPP MKGR dan akhirnya membuat laporan ke APH terutama ke Kejaksaan Tinggi Riau tanggal 7 juli 2025 setelah Konsultasi Zulkarnain ( Dwiki ) Jurnalis Investigasi Nasional MK-TIPIKOR dengan Aspidsus Cq Ibu Tiurlina Samosir kasi Opsal.
Jurnalis Investigasi MK Tipikor Riau Udra
Posting Komentar